Minggu, 24 Mei 2009

Novel Wadu tanda Rahi

Cerita legenda Wadu Ntanda Rahi diyakini banyak terdapat di seluruh pelosok Bima. Masyarakat Sanggar meyakini bahwa di sanalah tempat cerita Wadu Ntanda Rahi itu. Demikian pula di desa Nata, di Wera, di Sape dan bahkan di Karumbu. Namun Inti atau hakikat ceritanya hanyalah satu yaitu tentang kesetiaan seorang istri dalam mengarungi bahtera hidup berumah tangga. Ia menjadi batu karena ingin mengabdikan cinta dan kesetiaannnya kepada sang Suami yang telah merantau dan tenggelam di lautan luas

Alan Malingi mengurai kisah itu dalam alunan bahasa yang sangat menarik serta mengambila setting tempat di bukit Bedi Kota Bima.Novel setebal 276 halaman ini menarik untuk dibaca oleh para pelajar di kabupaten Bima setealh laris terjual pada tahun 2003 di wilayah Kota Bima. Novel yang diterbitkan oleh Mahani Persada Mataram ini juga diminati oleh masyarakat Bima yang berada di luar daerah. Bahkan Penulisnya sering diundang untuk menghadiri seminar Sastra dengan elemen Mahasisswa di Mataram dan daerah-daerah- daerah lainnya.

Penasaran..... ? Dapatkan bukunya di toko-toko buku terdekat... !

0 komentar:

Poskan Komentar